Rabu, 24 April 2013

PENGALAMAN DETIK - DETIK MELIHAT ORANG YANG KITA CINTAI PERGI AKIBAT DIABETES MELLITUS

Diabetes mellitus, DM (bahasa Yunani: διαβαίνειν, diabaínein, tembus atau pancuran air) (bahasa Latin: mellitus, rasa manis) yang juga dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor, dengan simtoma berupa hiperglikemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sebagai akibat dari:
Berbagai penyakit, sindrom dan simtoma dapat terpicu oleh diabetes mellitus, antara lain: Alzheimer, ataxia-telangiectasia, sindrom Down, penyakit Huntington, kelainan mitokondria, distrofi miotonis, penyakit Parkinson, sindrom Prader-Willi, sindrom Werner, sindrom Wolfram,[3] leukoaraiosis, demensia,[4] hipotiroidisme, hipertiroidisme, hipogonadisme,[5] dan lain-lain.
Itu informasi yang saya dapat dari http://id.wikipedia.org, kali ini saya akan menceritakan penyakit ini yang dialami mama saya harap ini jadi pembelajaran buat orang - orang. agar bisa jaga baik - baik kesehatan dengan menjaga pola makan. mungkin benar takdir kematian sudah menjadi kewajiban setiap manusia mau makan apa dan pola makan seperti apa klau sudah takdirnya meninggal ya meninggal, asal kita tahu semua orang di dunia ini mati tanpa sebab nabi saja sebelum meninggal dia sakit, apalagi kita pasti ada sebabnya mungkin terkadang kita mendengar cerita ada orang yang meninggal mendadak atau tiba - tiba meninggal menurut saya pasti orang itu meninggal karena sakit cuman sakitnya itu tidak di ketahui perlu permeriksaan secara medis untuk mengetahui apa penyebab kematiannya.
Mamaku terserang penyakit diabetes millitus mungkin karena ada keturunannya, dan pola makan yang salah, yang aku tahu dulu mamaku klau makan klau cuman laper mungkin itu malam hari atau siang hari. padahal setahu saya makan malam yang lebih dari jam 7 malam itu tidak baik buat orang seusia 30an keatas.
Gejala kencing manis itu tidak mama rasakan yang mama pernah ceritakan kepadaku dia itu jadi ngantukan bawaannya pengin tidur klau pagi hari sekitar jam 8.00 - 10.00,dan berat badan mama yang dulunya gemuk tiba-tiba turun drastis. dan suka pusing itu awal pada tahun 1999. saat itu aku duduk di kelas 6, lama-lama tubuh mamaku semakin kurus setelah diperiksa ke  dokter ternyata terserang kencing manis, berbagai saran teman dan kerabat dijalanin dari minum obat tradisional sampai ke dokter dijalaninya yang ada malah bikin mamaku terserang komplikasi. Ya lebih tepatnya terserang paru-paru juga karena kebanyakan minum ramuan yang caca ruca, pada saat itu benar - benar paling parah dimana orang mengira mamaku akan meninggal, dengan tubuhnya yang hanya tinggal balung dan tulang dan nafas yang terengah-engah. mungkin keadaan ini berlangsung agak lama, selain pengobatan dari dokter mamaku juga minum air yang namanya Aquanar lama kelamaan tubuh mamaku membaik lagi. bukan maksud untuk promosi tapi produk itu benar- benar udah ga ada di pasaran.
pernah dengerkan klau kencing manis itu bisa membuat kehilangan organ tubuh satu persatu...seperti jari-jari dan kaki.
ya saya ceritakan ya, pertama kalinya mamaku kehilangan satu jari kakinya, itu saat aku masih SMP kira-kira tahun 2002nan, saat itu mamaku memasak dan mamaku asal naroh panci panas yang habis buat masak. awalnya hanya luka seperti terbakar tapi mungkin karena kadar gula tinggi menyebabkan salah satu jari mamaku bengkak, dan berisi darah, tapi sembuhnya jari itu illang, gimana caranya aku ga ngerti jari telunjuk mamaku ga ada. tapi bisa sembuh.
dua kali mamaku hilangan jarinya akibat luka. paling parah saat aku duduk di kelas 2 SMA, Sekitar tahun 2006an, awalnya mama ku jalan pagi dan itu pake sandal entah mengapa sandal yang mama pake malah bikin kulut permukaan luar mama terlupas tapi mamaku tidak terasa, lama-kelamaan menjalar ke permukaan atas sampai sampai dipermukaan atas terlihat balungnya. sampai -sampai dokter menyuruh ampu tasi tapi mamaku ga mau, mama bilang klau amputasi belum tentu sembuh, klau pun saya harus mati saya harus tetap membawa kaki saya. itu kata mama saya, pada akhirnya mama meminta untuk pulang kerumah dengan ketelatenan dan perhatian, pengobatan dan doa mamaku sembuh. ada cerita menarik dari kesembuhan luka ini,mamaku sembuh mungkin itu jalan dari Allah padahal obat luar yang mama pake tertukar dengan obat luar kakakku yang terkena kuku di bagiaan dagu sampai balungnya keliatan akibat main bola bersama teman-temannya. cream yang mamaku punya mahal pada saat itu harganya sekitar 50rb, sedangkan krim kakakku itu harganya 2500 rupiah, pada saat mama pake creamnya kakak aku,aku bilang ma itu creamnya kakak, tapi mamaku ngeyel. ya udah deh aku hanya diam dan berdoa kepada Allah ya Allah sembuhkan mamaku mungkin mamaku salah ambil krim, tapi krim itu hanya sarana,hanya engkau yang bisa membuat  sembuh, walau krim itu salah saya mohon sembuhkan mamaku. lama-lama kelamaan sebelum krimnya kakak habis luka mama mulai menutup dan balungnya ga terlihat padahal pada saat pake krim yang mama dapet dari dokter malah ga ada perubahan. kemudian krim kakak habis seperti biasa beli krim itu lagi dengan membawa uang banyak karena niatan mau beli lebih dari satudan tempat criem itu, disitu baru ketahuan ternyata krim itu tertukar. sebenarnya semua karena doa yang tulus dan diberangi usaha pasti bisa.
Tahun 2011, mamaku sakit lagi mungkin awalnya hanya sakit biasa rematik, kaki pegel2, berhubung mamaku itu sudah dosisnya dokter spesialis, tapi karena tertarik dengan omongan orang yang berkata ada dokter umum yang klau berobat kesitu sakitnya langsung sembuh, akhrnya mama tertarik berobat kesitu, singkat cerita bukanya pegel-pegelnya ilang malah bikin mama sesak nafas yang akhirnya di bawa ke rumah sakit...selama 7 hari di rumah sakit. selama 7 hari aku jaga sendirian kalau pagi, suka ngajak mama ngomong becanda,, ngobrolin sinitron yang mama suka. sampai akhirnya mama membaik akhirnya pulang. mama sempet bilang mending dirumah sakit banyak yang nugguin, kalau dirumah sendirian ya.Pada saat itu aku ngerasa bersalah harus ninggalin mama di rumah,untuk berkerja, meski dirumah ada kakak, tapi mama ngerasa kesepian mungkin ga da yang ngajak ngomong jd merasa kesepian,saat itu aku dapat tugas diklat, dan sudah 7 hari jg aku  ga berangkat menemenani mama dirumah sakit sendirian klau pagi, emang pihak sekolah bilang jangan berangkat dulu sampai mama sembuh  tapi karena merasa tanggung jawab dapat tugas mengikuti Diklat Menajemen BOS selama 2 hari, jadi ijin sama mama untuk berangkat dan mama pun dengan sedikit berat hati mama mengijinkan.
Pada hari ke dua diklat aku pulang mencari mama tapi nyatanya ga ada, ternyata dibawa kerumah sakit lagi. disitu bawaannya sudah ga enak, rasanya pengin nangis mulu.

Tidak ada komentar: